PROMKES (Promosi Kesehatan)

KEGIATAN POMOSI KESEHATAN 

(KEGIATAN DI DALAM GEDUNG DAN DI LUAR GEDUNG)

 

  • KEGIATAN DI DALAM GEDUNG
  1. ?Melakukan penyuluhan interpersonal pada pasien rawat jalan dan rawat inap
  2. Penyuluhan di dalam gedung(Pasien rawat jalan)
  3. Pembinaan PHBS Institusi Kesehatan di dalam gedung

Promosi kesehatan didalam gedung yang ada di UPT Puskesmas Colomadu 1 antara lain : alur pelayanan puskesmas, Jenis pelayanan puskesmas, denah poliklinik, alur rujukan pasien, jam buka pelayanan , tarif pelayanan, himbauan ber PHBS, larangan merokok, Kawasan Tanpa Asap Rokok, Poster, brosur(leaflet) serta adanya koseling individu dan penyuluhan yang diberikan pada pengunjung pasien di ruang tunggu.

 

  • KEGIATAN LUAR GEDUNG

 

  1. ?Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun Di Taman Kanak kanak
  2. Penyuluhan PHBS di Sekolah Dasar
  3. Penyuluhan Napza dan HIV,AIDS di SMP dan SMK
  4. Sosilaisai Kawasan Tanpa Asap Rokok
  5. Penyuluhan kelompok (Posyandu,Kelompok masyarakat)
  6. Pendampingan DS3 ( SMD dan MMD )
  7. Pembinaan Kader PHBS Rumah Tangga
  8. Pembinaan Kader pos Lansia
  9. Pendataan PHBS Rumah Tangga
  10. Pendataan PHBS Institusi Pendidikan
  11. Pendataan PHBS Temapat Tempat Umum
  12. Pendataan PHBS Institusi Kesehatan

 

KEGIATAN PROMKES LAINNYA

Anak – anak sangat potensial untuk dipengaruhi dan diberi motifasi sehingga membiasakan sejak dini perilaku hidup bersih dan sehat, dengan memberikan pengetahuan dan contoh merupakan salah satu sara mendidikan anak anak. Salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yaitu dengan membiasakan Cuci Tangan pakai sabun sejak dini yang diajar di Taman kanak kanak yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas Colomadu 1,Metode  penyampaian dengan ceramah, domentrasi dan praktek serta dengan lagu.

Lagu Cuci Tangan Fersi Lagu Potong Bebek Anggsa

*Mari kawan semua, kita cuci tangan

*Cuci dengan sabun biar kuman hanyut, sebelum makan sesudah makan

  Setelah buang air besar juga

*Ayolah kawan janganlah lupa selalu cuci tangan pakai sabun.

Kegiatan penyuluhan PHBS di Tingkat Sekolah Dasar dilakukan di semua SD/MI yang ada di wilayah kerja UPT Puskesmas colomadu 1.

Adapun kegitannnya dilakukan 1 tahun sekali. Metode yang digunakan dengan ceramah Tanya jawab , demontrasi dan menyayi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang Perilaku Hidup bersih dan Sehat(PHBS) yaitu mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dengan memakai sabun, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olah raga yang teratur dan terukur, memberatas jetik nyamuk, tidak merokok di sekolah,menimbang dan mengukur tinggi badan, membunag sampah pada tempatnya, Jajan di kantin sekolah, menggunakan ruang uks. Dengan adanya penyuluhan kepada anak sekolah diharapaka setelah mereka tau, mereka mau dan mampu mempartekan PHBS dalam kehidupan sehari hari, sehingga PHBS menjadi budaya

Sosialisai Kawasan Tanpa Asap Rokok yang dihadiri dari institusi pendidikan dan perkantoran. Setelah adanya sosialisasi KTAR diharapkan semua institusi pendidikan dan perkantoran bias menerapkan KTAR di Unit kerjanya masing masing, sehingga bias tercipta di Unit kerja udara yang segar tanpa asap rokok.

         Kegitan pembinaan kader pendataan PHBS rumah tangga dilakukan setahun sekali sebelum pendataan PHBS RT dilaksanakan, dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan bagaimana cara pendataan yang benar dan bagaimana cara menintervensi bila ada permasalahan yang ditemukan waktu pendataan PHBS Rumah Tangga dengan cara kunjung rumah. Peserta  terdiri dari kader pendataan perwakilan dari tiap dusun yang ada diwilayah UPT Puskesmas Colomadu 1. Indikator Pendataan PHBS RT ada 16 indikator yang dinilai, adapun kegiatan meliputi wawancara dengan Kepal Keluarga atau istri serta observasi lingkungan.

Penyuluhan NAPZA dan HIV AIDS di SMP dan SMK di wiliyah kerja UPT Puskesmas colomadu1 yang dilaksanakan 1 tahun sekali.

Penyuluhan Manfaaat Minum Tablet Tambah Darah untuk rematri di smp, diharapkan dengan adanya penyuluhan rematri tau akan pentingnya minum Tabet Tambah Darah.

Kegiatan rematri di SMP,SMK minum TTD bersama setiap seminggu sekali dalam pengawasan guru kelas.

Pendampingan pertemuan  SMD yang dihadiri oleh pengurus DS3 dan tokoh masyarakat sehingga didapatkan permasalahan permasalahan yang ada di masing – masing wilayah dan tau bagaimana cara mengatasi permasalahan permasalahan tersebut dengan potensi yang ada di Desa.